Chrisye - Selamat Tinggal Buat Sang Maestro
Pulang kerja, nyampe rumah, duduk disofa, klik “ON” remote control …
Tajuk berita yang saya lihat pertama adalah … “Chrisye Meninggal”.
Waaa… shock!
Siapa menyangka … meninggal pada usian 58 tahun karena mengidap penyakit kanker.

Chrismansyah Rahadi yang kerap dipanggil Chrisye. Mulai menggeluti musik sejak semenjak 1966 dengan membentuk group musik Sabda Nada … (riwayat lengkapnya bisa dibaca di http://www.chrisye-online.com)
Saya cukup banyak menggemari lagu-lagu Chrisye. Lagu Kala Sang Surya Tenggelam adalah lagu yang paling sering saya senandungkan sewaktu saya SMP. Lagu BurKat buat saya adalah lagu seorang laki-laki, jangan malu untuk ‘menyatakan’
. Lagu Kala Cinta Menggoda mengigatkan love story di masa kuliah dulu. Dengar Dibawah Sinar Bulan Purnama inget liburan bareng temen-temen ke Pangandaran.
… tiap lagu … punya kesan tersendiri buat saya.
Saya rasa … saya bukan satu-satunya orang yang memfavoritkan lagunya
Chrisye. Jadi … kepergiannya benar-benar kehilangan yang besar bagi
Indonesia.
Sejak tahun 2005, dia divonis mengidap kanker paru-paru. Sejak saat
itu … kondisinya menurun. Pernah dirawat dirumah sakit Mount Elisabeth,
Singapore. Saya ingat setelah ia menjalani Kemoterapi sempat muncul
disalah satu station televisi swasta untuk menyanyikan beberapa lagu.
Bahkan sempat merampungkan sebuah biografi “Chrisye Memoar Sebuah Musikal“. Hal itu mengingatkan saya pada perkataan George Malley (John Travolta) di film Phenomenon.
Saat ia divonis mengidap tumor otak, dalam sisa umurnya singkat ia
berusaha membantu banyak orang. Saat seorang anak bertanya mengapa ia
melakukan itu semua … mengapa ia tidak menikmati saja sisa hidupnya
dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan. Jawabnya melalui sebuah
perumpamaan tentang sebuah ‘apel’:
…no matter what, an apple will rot and decay if thrown
on the ground, but if they were to take a bite out of it, the apple
would become a part of them, and they would carry it with them forever.
(walau bagaimana pun, apel ini akan membusuk jika kita membuangnya,
tapi jika apel itu kita makan, apel itu akan menjadi bagian dalam hidup
kita selamanya).